Jumat, 12 Februari 2016

Wisata Kota Tua

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya menilai bahwa semakin hari banyak orang yang semakin tertarik mengunjungi 'Kota Tua' yang merupakan bagian dari sejarah masa lalu sebuah daerah. Kehidupan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia sendiri sangat majemuk dan heterogen yang merupakan percampuran dari berbagai suku bangsa yang melebur menjadi satu di masa lalu karena keinginan akan kehidupan yang lebih baik.

Dinding benteng yang masih dipertahankan berdiri di depan sebuah gedung modern di Albania.
Image: commons/wikimedia.org/Brams


Apalagi, jika kita menilik pernyataan seorang Dirjen dari Kementrian Pekerjaan Umum pada artikel berita berikut ini: http://www.antaranews.com/berita/498686/kota-harus-punya-identitas-masa-lalu
Rental Mobil Surabaya mengutip dari sumber berita antaranews tersebut:"Pada prinsipnya kota itu harus memiliki identitas masa lalu. Kota bisa "gila" kalau tak punya kenangan masa lalu," ujar Andreas dalam seminar National Urban Forum (NUF) di Jakarta. Selain itu ada kutipan pernyataannya yang lain, ""Bangunan tua bisa dimanfaatkan untuk fungsi baru."

Jadi tak harus memugar atau merombak keseluruhan bangunan tua tersebut, tetapi hanya mengalih-fungsikannya menjadi residen atau tempat usaha baru. Dengan demikian bangunan tersebut sedapat mungkin menjadi terawat dan terjaga; karena logikanya, tak ada penghuni yang mau keruntuhan bangunan 'rumah tua'-nya sendiri. Karena ongkos perawatan bangunan bersejarah itu sendiri sangat mahal. Jika di Kota Semarang, ada bangunan tua yang dialih-fungsikan jadi restoran ikan bakar, sehingga masih utuh dan cantik terawat. Di Surabaya sendiri, ada sebuah bangunan yang pernah jadi konsulat Perancis (yang sekarang pindah tempat) di daerah Jl. Darmokali.

Beberapa daerah kota yang sukses memasukkan wisata kota tuanya adalah Jakarta, Semarang, Jogjakarta dan tentunya kota markas Sewa Mobil Avanza di Surabaya kita ini. Di daerah Mataram-Lombok pun mungkin saat ini sudah memiliki aturan tentang bangunan kota tuanya, yang tautannya bisa dibuka dari arsip lama pada tautan berita berikut: http://www.antaranews.com/berita/396705/mataram-siapkan-aturan-tentang-bangunan-kota-tua. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya tak menjangkau wilayah tersebut karena kami menerapkan pembatasan wilayah untuk menghargai dan menjaga stamina driver kami. Meskipun begitu, artikel tersebut menjadi cukup informatif bagi kita bahwa di berbagai kota juga ada aturan-aturan dalam perlindungan cagar-budayanya.

Jika kita melihat di banyak daerah Indonesia, ada banyak di antara kota-kota dengan bangunan tua di Indonesia terletak di pesisir pantai. Karena di masa lampau, banyak orang yang menggunakan kawasan pinggir laut untuk mendirikan pelabuhan dan sentra perdagangan sehingga kawasan ini menjadi ramai, karena dimana ada bongkar muat dan perdagangan... disitulah terdapat lapangan kerja pula.

Tapi pesona kota tua di Indonesia tak hanya di wilayah pesisir saja. Di Kota Malang dimana Rental Mobil Innova di Surabaya sering mengantarkan tamu ke sana, ada banyak juga peninggalan masa lalu yang bisa dilihat. Antara lain, beberapa bangunan peninggalan Belanda seperti toko es krim Oen, atau Gereja Katedral Kayu Tangan. Tak jauh dari tempat ini kita juga bisa melihat jajaran bangunan tua yang mirip seperti ruko di jalan Semeru. Di beberapa wilayah lain, bangunan tua ini juga tampak tak asing dan terlihat sangat terawat.

Hanya, Sewa Mobil Pregio di Surabaya sendiri menilai bahwa Surabaya perlu belajar pada kota lain yang lebih sukses terkait pelestarian gedung tua ini; karena beberapa waktu lalu sempat terjadi polemik di gedung tua SIOLA serta penanganan gedung-gedung lain di Surabaya karena kepentingan tertentu. Tapi terakhir kabarnya, gedung di daerah nostalgia tersebut akan dijadikan museum: http://surabayapagi.com/index.php?3b1ca0a43b79bdfd9f9305b81298296274cd66c4b5ae166308360f8b8cd07e95.

Sering kita mendengar adanya para bule atau keturunannya yang bercerita tentang masa lalu moyangnya saat sedang di Indonesia. Dan tak jarang, mereka penasaran hingga mencari letak tempat 'bersejarah' tersebut. Hal ini bisa menjadi positif jika mereka datang ke Indonesia, berkeliling dan menjadi 'marketer sukarela' tentang kehidupan di sini kepada rekan mereka. Tentunya akan banyak orang yang bisa tertarik dan kemudian memutuskan untuk berkunjung bersama. Menikmati kuliner asli dan menjelajah pemandangan pun bisa mereka lakukan. Mungkin saja beberapa di antaranya malah menggunakan jasa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya ^_^.

Singkat kata, bagaimana pun keberadaan gedung-gedung tua itu tentunya harus dilestarikan untuk semakin memperkuat identitas suatu daerah atau kota sekaligus bisa dijadikan sebagai cabang pariwisata napak tilas sejarah, yakni seperti Wisata Kota Tua tadi. Dan langkah ini—sekali lagi—tak akan terwujud tanpa adanya campur tangan pemkot setempat. Dan, semoga kebijakan yang diambil oleh pemkot setempat terkait cagar-budaya ini pun akan tetap konsisten dari waktu kewaktu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar